Software Pengadaan Barang Digital

Dalam suatu bisnis atau jalannya sebuah perusahaan, dikenal istilah pengadaan barang dan jasa atau procurement. Proses ini diprogramkan secara langsung, baik oleh perusahaan swasta maupun pemerintah atau institusi lainnya. Terjadinya proses procurement karena adanya kebutuhan akan suatu barang atau jasa, mulai dari Alat Tulis Kantor (ATK), obat dan peralatan medis untuk rumah sakit, bahan bakar, peralatan sekolah, perlengkapan perang untuk instansi kemiliteran atau kepolisian, perangkat ringan atau berat, dan lain sebagainya. Procurement diikat oleh sebuah kontrak kerjasama antara pengguna dengan pihak penyedia atau vendor. Pada proses inilah sering terjadi human error, karenanya kini proses procurement kini bertransformasi menjadi procurement digital atau e-procurement dengan memanfaatkan software pengadaaan barang digital.

Baca juga : Penyederhanaan Proses Pengadaan Barang Dengan Software Pengadaan Barang Digital

Apa itu software pengadaan barang digital?

Beralihnya proses pengadaan barang atau procurement dari cara manual ke digital atau e-procurement, tentu memerlukan perangkat pendukung lainnya untuk menyokong keberhasilan proses ini. Salah satu penyokong penting keberhasilan e-procurement, selain perangkat keras (hardware), SDM, user, infrastruktur perusahaan, kebijakan, dan SOP e-procurement, adalah software atau perangkat lunak. Software yang digunakan untuk menjalanan proses e-procurement tentunya harus yang memadai dan bisa dipantau secara bersama-sama. Sebab, salah satu prinsip menjalankan e-procurement adalah keterbukaan atau transparansi. Perusahaan bisa memilih software yang menggunakan sistem online ataupun offline, tergantung dari kebutuhan bisnis yang dijalankan oleh perusahaan.

Namun demikian, software e-procurement dengan sistem online tentu lebih banyak keuntungannya. Sebab, tentu lebih mudah untuk diawasi dan diamati oleh berbagai pihak, terutama pihak yang berwenang di perusahaan. Software e-procurement akan memudahkan segala proses pengadaan barang hanya dalam satu perangkat. Mulai dari list kebutuhan, pemesanan atau purchase request, pembuatan invoice, hingga pembayaran, segalanya bisa dilakukan hanya dengan satu perangkat. Agar prosesnya semakin memudahkan, maka sebaiknya gunakanlah software pengadaan barang digital yang memiliki fitur lengkap, mudah dalam pelacakan dan penggunaan, dan mudah dalam analisis dan pembuatan laporan, sehingga proses e-procurement bisa berjalan lebih efektif dan efisien lagi.